Integrasikan data harga emas dari berbagai sumber tanpa membangun scraper, scheduler, cache, dan normalizer sendiri.
Promo kuota production
2x hits/bulan untuk semua paket berbayar.
Lebih banyak request untuk AI agent, dashboard, dan aplikasi production tanpa mengubah alur integrasi.
5+
Sumber emas
JSON
REST response
2x hits
Tier berbayar
Live snapshot
ANTAM
1 gram
Harga jual
Rp 2.603.000
EMASKU
1 gram
Harga jual
Rp 2.432.000
UBS
1 gram
Harga jual
Rp 2.586.000
GALERI 24
1 gram
Harga jual
Rp 2.573.000
Sumber data emas yang didukung












Untuk produk SaaS
Cocok untuk dashboard investasi, katalog toko emas, kalkulator aset, alert harga, dan sistem internal yang butuh data harga konsisten.
Info promo
Kuota berbayar naik 2x lipat.
Lite, Pro, dan paket berbayar lainnya kini memberi ruang lebih besar untuk traffic production dan automation.
Harga dari beberapa brand dan sumber dalam format respons yang konsisten.
Tidak perlu memperbaiki scraper ketika struktur website sumber berubah.
REST API, API key, dan dokumentasi untuk langsung dicoba developer.
Mulai dari paket gratis, lalu upgrade ke tier berbayar dengan 2x hits/bulan untuk scale lebih lega.
Update harian seputar pergerakan harga emas di pasar Indonesia.
Pasar logam mulia domestik mengawali bulan Agustus 2026 dengan tekanan koreksi yang cukup dalam, terutama didorong oleh penurunan harga produk emas batangan dari PT Aneka Tambang Tbk (Antam). Berdasarkan data perdagangan pada Sabtu (01/08/2026), tren pelemahan harga terlihat mendominasi pasar fisik emas di Indonesia, meskipun beberapa penyedia swasta terpantau masih mempertahankan harga di level yang sama dengan hari sebelumnya. Penurunan ini menjadi sinyal waspada bagi pelaku pasar mengingat besaran koreksi yang cukup signifikan pada pembukaan akhir pekan ini yang mencapai angka puluhan ribu rupiah per gramnya.
Antam tercatat sebagai brand yang paling agresif melakukan penyesuaian harga hari ini dengan penurunan mencapai Rp 20.000 per gram, membawa harga jual untuk kepingan satu gram ke level Rp 2.603.000. Penurunan ini berlanjut secara proporsional hingga ukuran terbesar, di mana emas batangan seberat 1.000 gram kini dibanderol Rp 2.543.600.000, atau merosot hingga Rp 20 juta dibandingkan posisi harga sebelumnya. Langkah korektif Antam ini kemudian diikuti secara lebih moderat oleh penyedia lain seperti UBS dan Galeri 24, yang masing-masing memangkas harga jual kepingan satu gram sebesar Rp 6.000 dari harga perdagangan terakhir.
Berbeda dengan tren penurunan tersebut, beberapa penyedia seperti Emasku, Waris Sampoerna, dan Lotus Archi terpantau belum mengambil langkah penyesuaian harga dan cenderung bergerak stagnan di posisi terakhir mereka. Kondisi ini menciptakan disparitas harga yang cukup menarik di pasar ritel, di mana investor dapat menemukan harga yang lebih kompetitif pada brand-brand tertentu yang belum merespons volatilitas pasar global. Fenomena stagnasi pada penyedia swasta di hari Sabtu seringkali terjadi karena kebijakan internal perusahaan dalam menetapkan harga tetap selama libur akhir pekan, sebelum kembali menyesuaikan pada pembukaan pasar di hari Senin.
Bagi para investor, koreksi tajam yang dipimpin oleh Antam ini dapat dipandang sebagai peluang strategis untuk melakukan akumulasi aset atau buy on weakness, terutama bagi mereka yang memiliki profil investasi jangka panjang. Meskipun terjadi penurunan, fundamental emas sebagai aset lindung nilai tetap kuat di tengah dinamika ekonomi global. Investor disarankan untuk terus mencermati pergerakan nilai tukar rupiah dan sentimen pasar internasional, serta memanfaatkan perbedaan harga antar-vendor guna mendapatkan nilai investasi yang paling optimal di tengah kondisi pasar yang sedang mengalami penyesuaian ini.
Mengawali bulan Agustus 2026, pergerakan harga emas batangan produksi Lotus Archi terpantau tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Di tengah dinamika pasar komoditas yang kerap fluktuatif, grafik harga Lotus Archi justru menunjukkan garis mendatar di seluruh denominasi gramasi yang tersedia. Fenomena ini menciptakan jeda sejenak bagi para pelaku pasar yang tengah mencermati arah kebijakan moneter global serta stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Berdasarkan pantauan pasar pada Sabtu (1/8), harga emas untuk ukuran standar satu gram tetap bertengger di level Rp 2.476.000, tanpa menunjukkan adanya tekanan jual maupun aksi beli yang agresif. Tren serupa juga terlihat pada instrumen investasi dengan bobot lebih besar, di mana kepingan 50 gram dan 100 gram masing-masing masih tertahan pada posisi Rp 119.522.000 dan Rp 238.868.000. Stagnasi harga ini memberikan sinyal kuat mengenai adanya sikap wait and see dari para investor ritel maupun institusi di tanah air.
Bagi para kolektor atau investor pemula yang mengincar denominasi kecil, harga untuk kepingan 0,1 gram hingga 0,5 gram juga tidak bergeming dari angka Rp 328.000 dan Rp 1.288.000. Meskipun tidak ada momentum keuntungan instan dari kenaikan harga hari ini, kestabilan tersebut dipandang oleh sejumlah analis sebagai peluang emas untuk melakukan akumulasi aset secara bertahap. Investor dapat memanfaatkan periode harga stabil ini untuk memperkuat fondasi portofolio mereka sebelum volatilitas pasar kembali meningkat.
Terlepas dari minimnya pergerakan hari ini, emas Lotus Archi tetap menjadi instrumen lindung nilai yang diminati karena tingkat likuiditasnya yang terjaga. Para pelaku pasar kini menaruh perhatian penuh pada rilis data ekonomi makro mendatang yang diprediksi akan menjadi katalis utama bagi pergerakan harga logam mulia dalam jangka menengah. Konsolidasi harga pada awal Agustus ini diharapkan dapat menjadi pijakan bagi arah tren harga emas selanjutnya di pasar domestik.
| Berat | Harga Jual | Perubahan |
|---|---|---|
| 0.1 gr | Rp 328.000 | 0 |
| 0.2 gr | Rp 603.000 | 0 |
| 0.5 gr | Rp 1.288.000 | 0 |
| 1 gr | Rp 2.476.000 | 0 |
| 2 gr | Rp 4.868.000 | 0 |
| 5 gr | Rp 12.023.000 | 0 |
| 10 gr | Rp 23.990.000 | 0 |
| 25 gr | Rp 59.776.000 | 0 |
| 50 gr | Rp 119.522.000 | 0 |
| 100 gr | Rp 238.868.000 | 0 |
Tetap pantau harga emas secara real-time untuk mendapatkan momen investasi terbaik. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global.
Mengawali perdagangan di bulan Agustus 2026, pasar logam mulia domestik menunjukkan tren pergerakan yang cenderung statis. Harga emas batangan produksi Waris Sampoerna terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan posisi sebelumnya, menciptakan suasana wait and see bagi para pelaku pasar. Kondisi stagnasi ini menjadi sinyal menarik di tengah dinamika instrumen investasi aset aman yang biasanya sangat sensitif terhadap fluktuasi sentimen ekonomi global maupun domestik.
Berdasarkan pantauan terkini pada Sabtu (1/8/2026), harga untuk kepingan terkecil 0,5 gram dipatok pada level Rp 1.336.000, sementara untuk ukuran standar 1 gram masih bertahan di angka Rp 2.574.000. Ketiadaan volatilitas ini juga merambah ke denominasi menengah, di mana ukuran 5 gram dibanderol senilai Rp 12.724.000 dan ukuran 10 gram berada di posisi Rp 25.420.000. Stabilitas harga di seluruh lini produk ini mencerminkan konsolidasi nilai yang cukup kuat pada pembukaan kuartal ketiga tahun ini.
Bagi investor yang membidik portofolio dalam skala yang lebih besar, harga emas Waris Sampoerna untuk ukuran 50 gram tercatat tetap di angka Rp 127.003.000, sedangkan untuk ukuran tertinggi 100 gram dibanderol sebesar Rp 253.979.000. Nihilnya perubahan harga harian ini memberikan kesempatan bagi para kolektor emas untuk melakukan kalkulasi ulang terhadap strategi diversifikasi aset mereka sebelum pasar kembali bereaksi terhadap rilis data ekonomi mendatang yang berpotensi menggerakkan kurva harga logam mulia secara lebih progresif.
| Berat | Harga Jual | Perubahan |
|---|---|---|
| 0.5 gr | Rp 1.336.000 | 0 |
| 1 gr | Rp 2.574.000 | 0 |
| 2 gr | Rp 5.114.000 | 0 |
| 5 gr | Rp 12.724.000 | 0 |
| 10 gr | Rp 25.420.000 | 0 |
| 25 gr | Rp 63.521.000 | 0 |
| 50 gr | Rp 127.003.000 | 0 |
| 100 gr | Rp 253.979.000 | 0 |
Tetap pantau harga emas secara real-time untuk mendapatkan momen investasi terbaik. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global.
API kami mengikuti standar RESTful dengan URL yang berorientasi pada resource. Respons berformat JSON dalam kode respons HTTP standar.
{
"status": "success",
"data": [
{
"brand": "ANTAM",
"weight": 1,
"sell_price": 1350000,
...
}
]
}