Memasuki pertengahan pekan ketiga bulan Agustus, grafik harga logam mulia produksi Waris Sampoerna menunjukkan pergerakan yang cenderung mendatar. Berdasarkan data terbaru pada Rabu, 19 Agustus 2026, harga komoditas lindung nilai ini tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan perdagangan sebelumnya, mencerminkan sikap wait-and-see dari para pelaku pasar di tengah fluktuasi ekonomi global yang dinamis. Kondisi ini memberikan jeda bagi para investor setelah serangkaian volatilitas yang membayangi pasar komoditas dalam beberapa waktu terakhir.
Untuk satuan terkecil yakni 0,5 gram, harga dipatok tetap pada angka Rp 1.372.000, sementara ukuran primadona 1 gram dibanderol senilai Rp 2.645.000. Stagnansi ini juga merambah ke denominasi menengah, di mana emas batangan seberat 5 gram dipasarkan sebesar Rp 13.081.000 dan ukuran 10 gram bertahan di level Rp 26.134.000 per kepingnya. Ketiadaan revisi harga pada hari ini menandakan stabilitas internal produsen dalam merespons sentimen nilai tukar rupiah dan harga spot emas dunia.
Bagi para investor dengan profil akumulasi jangka panjang, harga untuk kepingan besar seberat 50 gram tercatat berada di posisi Rp 130.580.000, sedangkan untuk ukuran paling jumbo yakni 100 gram ditawarkan pada harga Rp 261.136.000. Meskipun tidak ada kenaikan harga, para analis menekankan bahwa stabilitas ini sering kali dianggap sebagai fondasi kuat sebelum terjadinya tren pergerakan baru, mengingat emas Waris Sampoerna tetap menjadi salah satu instrumen pilihan utama untuk menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian moneter.
Rincian Harga Emas WARIS SAMPOERNA Terbaru:
| Berat | Harga Jual | Perubahan |
|---|---|---|
| 0.5 gr | Rp 1.372.000 | 0 |
| 1 gr | Rp 2.645.000 | 0 |
| 2 gr | Rp 5.257.000 | 0 |
| 5 gr | Rp 13.081.000 | 0 |
| 10 gr | Rp 26.134.000 | 0 |
| 25 gr | Rp 65.310.000 | 0 |
| 50 gr | Rp 130.580.000 | 0 |
| 100 gr | Rp 261.136.000 | 0 |
Tetap pantau harga emas secara real-time untuk mendapatkan momen investasi terbaik. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global.