Harga Emas Waris Sampoerna Stagnan di Akhir Pekan, Simak Rinciannya per 12 September 2026

EA

Tim Redaksi Emas API ID

12 September 2026 3 menit baca visibility Dilihat 1 kali
Waris Sampoerna
Terupdate
(EMAS API ID)

Memasuki pertengahan bulan September 2026, pergerakan harga logam mulia produksi Waris Sampoerna terpantau tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya. Berdasarkan data terbaru pada Sabtu (12/09/2026), harga emas batangan dari produsen ini menunjukkan tren stagnan di seluruh ukuran denominasi. Kondisi pasar yang cenderung datar ini memberikan kesempatan bagi para investor untuk melakukan evaluasi portofolio di tengah stabilitas harga yang terjaga di akhir pekan.

Untuk satuan terkecil yakni 0,5 gram, harga masih tertahan di level Rp 1.325.000, sementara untuk ukuran standar 1 gram dibanderol pada posisi Rp 2.551.000. Tidak adanya fluktuasi harga ini juga merambat pada pecahan menengah seperti 5 gram yang dipatok sebesar Rp 12.610.000 dan 10 gram yang berada di angka Rp 25.192.000. Konsolidasi harga di pasar domestik ini mencerminkan sikap hati-hati para pelaku pasar dalam merespons dinamika ekonomi global yang sedang berlangsung.

Bagi investor dengan profil penempatan aset jangka panjang, harga emas Waris Sampoerna untuk denominasi besar seperti 50 gram dan 100 gram juga terpantau tidak bergeming. Ukuran 50 gram tercatat tetap berada di posisi Rp 125.860.000, sedangkan untuk ukuran paling besar yakni 100 gram ditawarkan senilai Rp 251.693.000. Angka-angka ini menjadi referensi krusial bagi para pemegang modal yang ingin melakukan diversifikasi aset dalam volume besar guna menjaga nilai kekayaan mereka dari inflasi.

Rincian Harga Emas WARIS SAMPOERNA Terbaru:

BeratHarga JualPerubahan
0.5 grRp 1.325.0000
1 grRp 2.551.0000
2 grRp 5.069.0000
5 grRp 12.610.0000
10 grRp 25.192.0000
25 grRp 62.950.0000
50 grRp 125.860.0000
100 grRp 251.693.0000

Tetap pantau harga emas secara real-time untuk mendapatkan momen investasi terbaik. Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kondisi pasar global.